Tuesday, September 1, 2009

Sinopsis My Fair Lady Episode 4


Dong Chan maju dan memukul Tae Yoon : "Aku tidak menyangka kau adalah pria yang seperti ini. Benar-benar mengecewakan"
Dong Chan menyalahkan Hae Na karena menemui Tae Yoon apalagi setelah Hae Na berjanji dia tidak akan menemui Tae Yoon lagi. Hae Na kesal dan menendang Dong Chan. Seorang photografer diam-diam mengambil gambar mereka.



Semua pelayan sudah bersiap mengahadapi kemarahan Hae Na dan sedikit heran saat Hae na masuk dengan tenang. Tapi mendapat penjelasan saat Dong Chan masuk dengan berjalan pincang, sepertinya Hae na telah melampiaskan kemarahannya pada Dong Chan. Hae Na berlatih kendo untuk menyalurkan sisa kemarahannya.

Tae Yoon merasa bersalah dengan perilakunya dan mengaku pada Su Ho bahwa dia telah berbuat kesalahan.
Hae Na ingin mengembalikan semua hadiah mahalnya untuk Tae Yoon ke butik dan bertemu dengan Jung shik, pria yang pernah kencan dengannya. Hae Na curiga Jung Shik-lah yang telah mengirim preman untuk menyerang Hae Na dan Dong Chan kemarin malam.



Jung Shik berkata bahwa Hae Na tidak dapat membuktikan apapun dan dia akan memukul Hae Na. Dong Chan maju dan memukul Jung Shik.
Sementara itu, Su Ah ingin memperoleh informasi tentang hubungan Hae Na dan Tae Yoon, ia meminta Eui Joo untuk menelepon Dong Chan tapi telepon Dong Chan tidak aktif. Lalu Su Ah mengirim Eui Joo ke rumah Keluarga Kang.
Eui Joo diterima oleh Nona Jung dan berkata bahwa Dong Chan tidak ada di tempat. Eui Joo juga menawarkan jasa florist kepada Nona Jung.


Kemudian ada seorang tamu lagi untuk Hae Na, ternyata Tae Yoon. Eui Joo dan Tae Yoon saling mengenali dan memberi salam. Saat mereka sedang bercakap-cakap, Hae na telepon ke rumah dan minta Nona Jung menelepon pengacaranya dan memintanya datang ke butik.
Tae Yoon dan Eui Joo mempelajari situasinya dan Tae Yoon mengejutkan semua orang saat memperkenalkan dirinya sebagai pengacara Hae Na.



Negosiasi berjalan alot. Pengacara Jung Shik ingin kompromi tapi Jung Shik menolak. Tae Yoon berkata langsung pada Jung Shik : "Kau selalu mendapat masalah di sekolah. Bagaimana mungkin kau tetap tidak berubah ?"
Jung Shik baru menyadari kalau Tae Yoon adalah teman sekolahnya dulu anak pemilik grup Yoo Sang.
Jung Shik tetap ingin menuntut Hae Na, Tae Yoon mempersilahkannya. Tae Yoon mengingatkan kalau Jung Shik juga bersalah dan kalau mau diteruskan Jung Shik yang akan rugi. Hae Na dan Eui Joo terpesona oleh kepintaran Tae Yoon.
Setelah semua selesai, Dong Chan meminta maaf karena telah memukul Tae Yoon. Akhirnya Tae Yoon dan Hae Na berbicara di dalam, Eui Joo dan Dong Chan bertemu di luar.

Eui Joo sudah tidak marah lagi dengan Dong Chan. Dia hanya takut Dong Chan kembali ke kebiasaan lamanya yaitu merayu wanita demi uang. Tapi setelah melihat Hae Na, Eui Joo yakin Hae Na tidak akan tergoda oleh Dong Chan.
Di dalam, Hae Na dan Tae Yoon menyelesaikan kesalahpahaman. Tae Yoon minta maaf karena mengira Hae Na menyukainya, dia hanya malu Hae Na melihatnya bertengkar dengan kakaknya. Hae Na sebenarnya memang menyukai Tae Yoon tapi dia menerima alasan Tae Yoon.



Hae Na juga meyakinkan Tae Yoon kalau dia menandatangani petisi karena benar-benar tertarik dengan masalah sosial dan menentang pemberhentian sepihak.
Hae Na dan Tae Yoon menjadi semakin akrab.

Saat mereka keluar dari cafe, Eui Joo dan Dong Chan heran dengan keakraban mereka. Saat akan pulang, ternyata mobil Hae Na diderek. Ini memberi kesempatan pada Tae Yoon untuk mengantar Hae Na.
Tae Yoon ingin memanggil taxi untuk Hae Na, tapi Hae Na menolak dan memilih naik bis saja. Tae Yoon sangat terkesan. Mereka naik bis bersama dan mengobrol dengan akrab sampai Tae Yoon mengantuk dan menyandarkan kepalanya di bahu Hae Na (Jadi inget Ji Hoo nyandar di bahu Jan Di dan Han Gyul di bahu Eun Chan he..he )


Dong Chan mengira Hae Na sudah sampai rumah, karena dia harus menebus mobil dan benar-benar kaget saat tahu Hae Na belum sampai rumah. Kemudian Dong Chan melihat Hae Na dan Tae Yoon berjalan santai dengan akrab dan tersenyum gembira. Mereka saling melambai dan mengucapkan selamat tinggal.
Dong Chan kesal dengan Hae Na. Hae Na balik bertanya apakah Dong Chan menyukainya. Dong Chan menyangkalnya.

Kakek marah dengan ingkah laku Hae Na. Paman Hae Na memberi laporan foto-foto Hae Na dengan Tae Yoon. Paman Chul Gu mengeluh bahwa Hae Na tidak pantas menjadi pewaris grup Kang San.
Kakek juga berkata bahwa Tae Yoon tidak pantas untuk Hae Na, dia dulu menyukai Tae Yoon tapi sebelum dia tahu kalau Tae Yoon melawan ayahnya sendiri. Kakek menyuruh Tuan Jang membeli tiket pesawat untuk Hae Na. Kakek akan mengirim Hae Na keluar negeri. Hae Na dihukum sampai dengan keberangkatannya.


Dong Chan menemui Hae Na yang duduk di dekat air mancur dan meminta Hae Na untuk berkata bahwa dia tidak akan berkencan dengan Tae Yoon. Hae Na tidak dapat membohongi perasaannya.
Dong Chan bertanya apa yang membuat Hae Na menyukai Tae Yoon. Hae na : "Aku hanya menyukainya. Aku hanya memikirkannya, dan saat kami bersama aku merasa grogi. Aku merindukannya juga. Aku hanya menyukainya."

Hae Na meminta Dong Chan membantunya keluar dari masalahnya. Dong Chan ragu-ragu karena membantu Hae Na agar dapat bersama Tae Yoon berarti mengorbankan kepentingannya sendiri.
Keesokan harinya Hae Na lenyap, semua staf dan pelayan juga Dong Chan tidak dapat menemukannya.

Saat rumah keluarga Kang kacau, Ibu Eui Joo datang untuk membicarakan pekerjaan. Nona Jung memintanya datang lain kali. Ibu Eui Joo pulang tanpa menyadari kalau ada penumpang gelap di truk bunganya.
Hae Na merangkak turun dari truk dan membuat Eui Joo dan ibunya kaget. Mereka mengenali Hae Na. Hae Na menelepon Dong Chan, ia minta Dong Chan menemuinya.

Tuan Jang curiga kalau Dong Chan menyembunyikan sesuatu, ia terus membuntuti Dong Chan. Akhirnya Dong Chan mengajak Tuan Jung ke tempat Tae Yoon pura-pura menanyakan Hae Na, Tae Yoon tidak tahu apa pun.
Saat Eui Joo menelepon, Dong Chan mengambil kesempatan untuk kabur. Dong Chan menyarankan Hae Na untuk menginap di rumah Eui Joo dan memberikan kamarnya. Dong Chan kembali ke rumah keluarga Kang dan melaporkan bahwa Hae Na tidak akan pulang sampai Kakek mencabut larangannya. Tuan Jang tahu kalau Dong Chan bersekongkol dengan Hae Na.


Pagi hari, Hae Na duduk berhadapan dengan Kakeknya yang setuju Hae Na meneruskan hubungannya dengan Tae Yoon dengan satu syarat Hae Na harus kembali ke kantor. Deal. Hae Na setuju pergi ke kantor.
Di kantor, Su Ah tidak menyukai kedatangan Hae Na. Hae Na berkata bahwa dia adalah bossnya, Su Ah harus melapor padanya dan berkata pada Eui Joo kalau Su Ah mempersulitnya, ia harus mendatangi Hae Na.

Su Ah juga berkata pada Dong Chan dengan setengah menggoda kalau Hae Na mempersulitnya, Dong Chan harus datang padanya. Hae Na kesal dan membentak Dong Chan untuk mengikutinya.
Di kantornya posisi Hae Na adalah Executive Director, tapi dia sama sekali tidak mengerjakan apapun. Kata Hae Na, Kakek hanya memintaku datang ke kantor bukan benar-benar kerja.

Tae Yoon menelepon Hae Na, tapi Dong Chan mengambil teleponnya dan berkata bahwa Hae Na sedang meeting. Hae Na tidak percaya dengan keberanian Dong Chan, tapi Dong Chan berkata untuk memenangkan Tae Yoon, Hae Na harus pura-pura susah didapatkan.
Malamnya, Hae Na menelepon Tae Yoon. Tae Yoon mengundangnya ke pertemuan amal untuk anak-anak. Hae Na sebenarnya ingin pergi, tapi karena menuruti Dong Chan maka Hae Na menolak untuk pergi. Tae Yoon kecewa dengan penolakan Hae Na.

Melihat Hae Na yang benar-benar tidak sabar untuk bertemu Tae Yoon, Dong Chan memutuskan membantu Hae Na. Dong Chan mengatur agar Hae Na dapat muncul di acara amal dan berjumpa Tae Yoon. Tae Yoon surprised tapi senang dengan bahwa akhirnya Hae Na datang.
Hae Na meminta Dong Chan pergi. Hae Na dan Tae Yoon benar-benar menikmati pertemuan itu. Sampai saat Dong Chan menjemput Hae Na pulang, dia melihat Hae Na dan Tae Yoon saling tersenyum dengan hangat.




Sepanjang jalan Hae Na bercerita tentang Tae Yoon sampai Hae Na tertidur. Dong Chan memandangi wajah Hae Na dan mulai menyadari bahwa dia mulai menyukai Hae Na. Saat Hae Na terbangun, Dong Chan berlaku seperti biasa dan mengiringi Hae Na masuk ke rumah.
Di halaman, Hae na terus berbicara tentang Tae Yoon yang membuat Dong Chan capek. Akhirnya Hae na bertanya, setelah ini apa lagi yang harus kulakukan ? Dong Chan menjawab : "Kontak fisik."

Hae Na bersemangat tapi juga gugup, kontak fisik seperti apa ? Pegangan tangan? Berjalan dengan bergandengan ? Ciuman ?
Capai dengan berakting sebagai penasihat cinta, Dong Chan mendekat dan sebelum Hae Na dapat bereaksi, Dong Chan menciumnya.

No comments:

Post a Comment